Mangrove memiliki beberapa macam jenis
perakaran. Satu pohon mangrove dapat mempunyai satu sistem perakaran
ataupun lebih. Perbedaan perakaran pada mangrove merupakan salah satu
bentuk adaptasi terhadap lingkungan sekitarnya. Setiap jenis
perakaranpun memiliki fungsinya masing-masing. Macam-macam perakaran
mangrove adalah sebagai berikut :

Akar tunjang ini berbentuk seperti ceker
ayam. Biasanya perakaran ini dimiliki oleh mangrove yang hidup ditepi
pantai dengan substrat pasir atau di rawa-rawa pinggir sungai. Fungsinya
untuk menahan pohon agar tetap tegak berdiri bila dihempas angin dan
bertahan dari deburan ombak.
Contoh : Rhizopora sp.

Akar papan berbentuk seperti papan,
akarnya sangat keras dan pipih. Biasanya jenis perakaran ini dimiliki
oleh pohon mangrove yang hidup di daerah yang berada lebih dekat ke
darat (bukan tipe pohon mangrove yang hidup di tepi pantai).
Contoh : Xylocarpus sp.
Chicken Claw Root (Akar Napas/Kaki Ayam)

Akar napas merupakan akar yang manucul di
dekat pohon mangrove, bentuknya seperti pensil. Pohon dengan jenis
perakaran ini biasanya hidup ditepi pantai dengan subsrat lumpur atau
pasir berlumpur. Fungsinya untuk mengambil udara, karena didalam tanah
yang berlumpur kandungan oksigen lebih sedikit.
Contoh : Avicennia sp.

Akar lutut berbentuk menjalar dan
berlutut-lutut. Perakaran jenis ini biasanya memakan tempat lebih banyak
daripada perakaran jenis lain karena akarnya bisa sangat panjang.
Contoh : Bruguiera sp.